Beranda > Solusi Masalah Pengangguran > Solusi Masalah Pengangguran Terdidik Oleh : Bataviase

Solusi Masalah Pengangguran Terdidik Oleh : Bataviase

Kuliah Umum Kewirausahaan, Solusi Masalah Pengangguran Terdidik
08 Jan 2010
Opini Rakyat Merdeka
UMB Masuk MURI Pertanyaan Wirausaha Terbanyak

JUMLAH penganggur terdidik, khususnya lulusan perguruan tinggi, sudah sangat mencemaskan karena angkanya terus meningkat. Untuk mengatasi persoalan ini, pendidikan kewirausahaan sejak di bangku kuliah dapat menjadi solusi dan terbukti ampuh di banyak negara.

Oleh karena itu untuk meningkatkan kompetensi dalam bidang kewirasahaan, Universitas Mercu Buana (UMB) menerapkan pendidikan kewirausahaan dalam berbagai pola, dari kuliah umum, mendatangkan pembicara tamu dari kalangan praktisi bisnis dan lewat program mahasiswa wirausaha.

Program wirausaha ini lanjutnya bertujuan untuk mencetak mahasiswa yang bisa menjadi job creator (pencipta lapangan kerja) dan bukan job seeker atau pencari kerja,” demikian antara lain yang dikemukakan Wakil Rektor UMB, Ir. Arissety anto Nugroho, MM, ketika membuka kuliah umum “Kewirausahaan” di Aula UMB Meruya, Jakarta Barat, Kamis (7/1).

Kuliah umum yang diikuti oleh 1.600 mahasiswa dan dosen pembimbing mata kuliah kewirausahaan itu diadakan dalam rangkaian menyambut HUT ke-25 dan Lustrum ke-5 UMB. Selain itu, kubah umum bertema “The Miracle of Opportunity A New Paradigm

Going to World of Entrepreneur” itu dalam rangka memecahkan rekor MUJU kategori 1.600 pertanyaan wirausaha terbanyak kepada seorang narasumber, motivator Reza M. Syarief.Data Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas) menunjukkan, hampir sejuta lulusan dari sekitar 2.900 perguruan tinggi di Indonesia dan berasal dari berbagai disiplin ilmu, masih belum memiliki pekerjaan alias menganggur.

Ada beragam penyebab yang membuat mereka tak kunjung mendapatkan pekerjaan. Yaitu, kompetensi ilmu yang tidak sesuai, lulusan yang tak terserap, dan para lulusan dari program studi yang sudah jenuh.Pada periode Februari-Agustus 2008 lalu tercatat tak kurang dari 1,1 juta penganggur terdidik. Namun, berdasarkan laporan Maret 2009, terjadi penurunan jumlah penganggur terdidik menjadi 960 ribu orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 598 ribu merupakan lulusan S-l, sedangkan 362 ribu lainnya lulusan program diploma.

Tingginya angka pengangguran di kalangan sarjana ini tak lepas dari rendahnya keterampilan di luar kompetensi utama mereka sebagai sarjana. Padahal, untuk menjadi seorang lulusan yang siap kerja, mereka perlu tambahan keterampilan di luar bidang akademik yang mereka kuasai. Terutama keterampilan yang berkaitan dengan kewirausahaan.

Fakta inilah yang mendorong UMB terus menerus melakukan inovasi dalam peningkatan pembelajaran wirausaha. Mahasiswa memperoleh 9 SKS mata kuliah Kewirausahaan dalam 4 semester.Kemudian dibentuk Inkubator Wirausaha yang menjadi tempat simulasi dan praktek wirausaha mahasiswa. Mereka mendapatkan pembelajaran tentang teknik wirausaha, pengelolaan dana, pemilihan keunggulan produk dan jasa, serta strategi promosi. Namun hal itu tetap tergantung pada soft skill masing-masing mahasiswa, sehingga yang lebih penting adalah motivasi dan flghting spirit, agar mendidik mahasiswa pantang menyerah dan tidak mudah putus asa.

Hal itu dibuktikan oleh mahasiswa UMB yang terlibat dalam Program Mahasiswa Wirausaha (PMW) di Kopertis Wilayah III. Kelompok mahasiswa UMB pada November 2009 lalu, mempresentasikan beragam usaha mereka dan memenangi kompetisi tersebut.Irmulan Sat) T, Jakarta Barat

Entitas terkait
Arissety | Fakta | Going | HUT | Indonesia | Irmulan | JUMLAH | Kelompok | Kewirausahaan | Kuliah | Lustrum | Mahasiswa | MUJU | Program | Reza | SKS | Terutama | Tingginya | UMB | World | Aula UMB | Inkubator Wirausaha | Kopertis Wilayah | Kuliah Umum | The Miracle | Wakil Rektor | Program Mahasiswa Wirausaha | Universitas Mercu Buana | Data Departemen Pendidikan Nasional | Opportunity A New Paradigm | Solusi Masalah Pengangguran Terdidik | UMB Masuk MURI Pertanyaan Wirausaha Terbanyak |
Ringkasan Artikel Ini
Program wirausaha ini lanjutnya bertujuan untuk mencetak mahasiswa yang bisa menjadi job creator (pencipta lapangan kerja) dan bukan job seeker atau pencari kerja,” demikian antara lain yang dikemukakan Wakil Rektor UMB, Ir. Kuliah umum yang diikuti oleh 1.600 mahasiswa dan dosen pembimbing mata kuliah kewirausahaan itu diadakan dalam rangkaian menyambut HUT ke-25 dan Lustrum ke-5 UMB. Yaitu, kompetensi ilmu yang tidak sesuai, lulusan yang tak terserap, dan para lulusan dari program studi yang sudah jenuh.Pada periode Februari-Agustus 2008 lalu tercatat tak kurang dari 1,1 juta penganggur terdidik. Mahasiswa memperoleh 9 SKS mata kuliah Kewirausahaan dalam 4 semester.Kemudian dibentuk Inkubator Wirausaha yang menjadi tempat simulasi dan praktek wirausaha mahasiswa.

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: